demon search engine

Loading

Senin, 05 Oktober 2009

Feuerbach dan Karl Marx

Feuerbach: Kepercayaan manusia akan Allah berdasarkan dari keinginan hati manusia. Karena manusia sendiri tidak merasa bahagia di dunia ini dan mengalami berbagai-berbagai kekurangan, lalu manusia mulai membayangkan di luar dirinya suatu Wujud yang sama sekali sempurna dan tak pernah kekurangan, yaitu Allah. Manusia menciptakan Allah menurut citranya sendiri.


Karl Marx: Agama adalah perealisasian manusia justru belum berhasil merealisasikan hakikatnya. Agama adalah tanda keterasingan manusai dari dirinya sendiri. Manusia yang membuat agama, bukan agama yang membuat manusia.


Agama hanyalah tanda keterasingan manusia tetapi bukan dasarnya. Keterasingan manusia adalah ungkapan keterasingan yang lebih mendalam. Agama hanyalah sebuah pelarian karena realitas memaksa manusia melarikan diri. ”Agama adalah realitas hakikat manusia dalam angan-angan kerena hakikat manusia tidak mempunyai realitas yang sungguh-sungguh. jadi, ”Agama sekaligus ungkapan penderitaan yang sungguh-sungguh dan protes terhadap penderitaan yang sungguh-sungguh. Agama adalah keluhan makhluk yang tertekan, perasaan dunia tanpa hati, sebagaimana ia adalah roh zaman yang tanpa roh. Ia adalah candu rakyat.

Tidak ada komentar: